Menyelami Hikmah Melalui Membaca

Oktober 26, 2017
menyelami hikmah melalui membaca

Ketika mendengar kata "membaca" apa yang terpikirkan olehmu? Buku tebal, artikel panjang, atau kumpulan teks yang membosankan? Jika memikirkan hal itu kemungkinan besar minat bacamu masih kurang. Dikutip dari Kompas, kondisi minat baca bangsa Indonesia memang cukup memprihatinkan. Berdasarkan studi "Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca.

Terus apa hubungannya buku tebal, artikel panjang, atau kumpulan teks yang membosankan dengan minat baca? Membaca itu tidak identik pada ketiga hal tersebut. Ada juga buku-buku tipis atau sedang, artikel pendek, dan kumpulan teks yang menarik. Permasalahannya adalah seberapa besar niat kamu meluangkan waktu untuk membaca. Mulailah membaca dari buku-buku yang sesuai dengan minat. Katakanlah kamu minat di dunia bisnis dan e-commerce. Ya cari buku-buku tentang itu.

"Iqra', Bacalah. Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan." ialah wahyu pertama dari Allah SWT yang disampaikan Malaikat Jibril kepada makhluk termulia-Nya, Nabi Muhammad SAW. Jelas ada perintah membaca dari Allah SWT kepada manusia, ciptaan-Nya. Entah itu membaca secara tekstual maupun kondisional (keadaan) hukumnya wajib. Sebagai manusia kita berhak untuk bisa membaca dan menulis. Pertanyaannya adalah seberapa tinggi kemampuan membacamu? Kalau hanya bisa membaca, anak-anak SD juga bisa. Bahkan anak-anak TK sudah mampu membaca.

Kemampuan membaca tidak hanya dilatih tapi harus dipraktikkan. Cara praktiknya ialah dengan menjadikan membaca sebagai agenda rutin. Mulailah membaca satu buku yang sesuai dengan minatmu. Agendakan terus tiap hari. "Aku gak sempet baca buku. Banyak deadline. Bla bla bla..." alasan konyol itu harus kamu buang jauh-jauh. Sesibuk apapun manusia, pasti punya waktu luang untuk nyantai, sekadar menghilangkan penat pasti ada waktu. Tidak mungkin ia terus-terusan sibuk.

Gunakan waktu luangmu untuk hal-hal bermanfaat, salah satunya dengan membaca. Selain menambah wawasan atau informasi, membaca juga mempunyai manfaat bagi otak dan tubuh. Dikutip dari Kumparan yang ditulis oleh Tutur Literatur, manfaat membaca bagi otak dan tubuh diantaranya :

1. Menghilangkan stress
2. Memberi kekuatan bagi memori
3. Menjaga organ otak agar tetap aktif dan tajam
4. Mencegah penyakit Alzheimer atau kepikunan

Dengan membaca kita akan menyelami berbagai hikmah yang mungkin belum pernah terpikirkan atau terjadi. Karena sebaik-baiknya manusia ialah yang paling cerdas mengambil hikmah dan bermanfaat bagi orang lain. So, hikmah mana lagi yang kau dustakan?

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.