Solusi Penanggulangan Hoax dan Hasut

November 04, 2017
Kick Hoax

Arus informasi yang bebas bertebaran di berbagai media semakin lama kian tak terbendung. Hal itu memberikan dampak kepada masyarakat awam dalam membedakan berita benar dengan berita hoax. Tak sedikit yang termakan berita-berita bohong atau terhasut oleh informasi nggak jelas dari postingan media maupun orang lain. Menghilangkan semua berita hoax dan hasut seperti mencari jarum di tumpukan jerami, kurang kerjaan.

Lantas, apakah berita hoax dan hasut bisa diatasi? Tentu saja bisa. Kita harus melawan konten-konten negatif yang sifatnya menghasut, ujaran kebencian, SARA, berita palsu, dan sejenisnya. Cara untuk melawan tergantung niatan dari individu. Apakah dia berkomitmen tegas melawan konten-konten negatif atau cenderung mengabaikan. Sebagai generasi penerus, kita mempunyai tanggung jawab pada negara untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Cara yang paling sederhana ialah membuat dan menyebarkan konten-konten positif.

Konten-konten positif tidak harus berisi tentang motivasi, inspirasi, percintaan, dan berita kekinian (up to date). Kita bisa membuat konten kritikan yang sifatnya rekontruksi. Benar belum tentu benar, salah belum tentu salah. Esensi dari konten-konten positif sebenarnya fokus pada pembuatan konten atau membagikan informasi yang terbukti valid dan menenangkan masyarakat agar tidak panik jika terjadi pro kontra. Jangan lebay, jangan panik. Mari piknik.

Sebelum membagikan informasi kita wajib melakukan beberapa hal agar tak berdampak kegaduhan/keambiguan. Beberapa hal tersebut sudah saya rangkum, diantaranya...

1. Budayakan membaca

Jangan biasakan membaca hanya dari judul atau paragraf awal. Bacalah keseluruhan berita dan pahami konteksnya. Bandingkan dengan sumber bacaan lain untuk validasi data. Carilah data sebanyak mungkin agar tidak menimbulkan keambiguan. Bagi pembuat konten, konten adalah raja. Sedangkan kita para pembaca, membaca adalah kunci. Kunci memahami konteks dan substansi dari berita/artikel yang kita baca. Bacalah dengan santai agar lebih mendalami makna, jangan hanya membaca sekilas. Jika belum paham, baca lagi sampai menangkap maksudnya.


2. Biasakan diskusi


Apabila menemukan keganjilan dalam suatu berita/topik yang sedang hangat, segera lakukan diskusi untuk mencari titik terang. Semua yang terlibat diskusi berhak menyampaikan pendapat. Diskusikan dengan santai tanpa perlu emosi. Ajukan argumenmu secara logis dan disertai fakta/bukti. Peserta diskusi dilarang memancing obrolan yang menimbulkan ketegangan. Jika sudah mentok dalam perdebatan, lakukan voting untuk seluruh peserta diskusi. Voting terbanyak akan dipilih sebagai kesimpulan. Setelah mendapat kesimpulan, silakan bagikan berita/topik yang sedang hangat kepada khalayak umum berdasarkan hasil diskusi.

3. Jangan terlalu kaku

Sebagai warganet yang bijak, jangan terlalu kaku dengan opini pribadi maupun asumsi orang lain. Terkadang kita terbelenggu dengan istilah 'katanya'Katanya orang ini lah, katanya orang itu lah, sadar atau tidak sadar kadang kita mudah percaya dengan asumsi orang lain tanpa memahami konteks dan kebenarannya. Belum tentu pendapat orang lain benar dan belum tentu pendapat kita juga benar. Cek dulu kebenarannya, sebelum membagikan.

4. Cari informasi dari media terpercaya

Segala sesuatu pasti ada sumbernya. Jika menemukan berita/informasi terbaru dan terpopuler, cek dulu dari mana asal berita/informasi tersebut. Apakah orang atau media yang menyebarkan terpercaya atau tidak. Lakukan analisis tentang berbagai media daring dan tanyakan kepada ahlinya ihwal media yang kamu analisis. Apabila media daring seperti website, blog, portal, dan lain-lain mempunyai protokol HTTPS jangan langsung percaya. Protokol HTTPS bukan jaminan bahwa media daring tersebut terpercaya.

5. Join grup media sosial anti hoax & hasut

Mengingat bahayanya berita hoax dan hasut, masyarakat kemudian membuat grup untuk membahas berita-berita terkini. Seperti grup facebook misalnya, silakan join ke Forum Anti Fitnah, Hoax, dan Hasut (FAFHH). Disana kamu akan menjumpai bermacam-macam klarifikasi berita, berbagai kategori dan bahasa dalam berita. Tapi dengan satu catatan, ketika berkomentar atau posting sesuatu mohon gunakan bahasa yang sopan.

Demikianlah pemaparan dari saya mengenai beberapa hal yang harus dilakukan sebelum berbagi berita atau informasi. Semoga pemaparan saya bermanfaat bagi pembaca sekalian. Selamat beraktivitas :)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.